Mungkin anda heran, kenapa ketika terjadi kenaikan harga sembako dan bahan bakar orang-orang selalu mengeluh bahkan terjadi demonstrasi di mana-mana. Tapi anehnya jika harga rokok yang naik semua senyap seakan-akan masyarakat ikhlas menerima kenyataan.
Tapi itulah faktanya, rokok sudah menjadi kebutuhan wajib bagi pecandunya. Dengan berbagai alasan pecandu rokok terus berkelit untuk tidak berhenti merokok. Bahkan di tengah krisis, banyak di antara perokok mendahulukan membeli rokok ketimbang beras. Tidak bisa dipungkiri harga rokok rata-rata tidaklah murah, meski ada rokok yang murah tapi rasanya tidak enak.
Untuk membeli sebungkus rokok biaya yang dibutuhkan antara 10 -18 ribu. Rata-rata para perokok menghabiskan 1-3 bungkus rokok perharinya, berarti biaya yang dikeluarkan sekitar 10 - 50 ribu perhari. Lebih mahal dari harga beras yang bisa dinikmati oleh seluruh keluarga.
Ada baiknya jika kita berusaha menghemat rokok, selain bisa menghemat biaya kita bisa mengurangi dampak negatif merokok untuk kesehatan dan lingkungan. Berikut beberapa tips yang bisa kita terapkan :
1. Jangan merokok waktu berkendara
Saat berkendara, apalagi menggunakan motor, angin yang kencang dapat dengan cepat menghabiskan rokok tanpa kita hisap. Selain itu racun rokok yang kita hisap akan bertambah karena adanya polusi udara di jalan raya.
Saat bekerja otak kita berkonsentrasi pada pekerjaan. Jadi sebenarnya kita tidak benar-benar menikmati rokok yang kita hisap. Bahkan dari hasil pengamatan kami kebanyakan orang yang merokok waktu bekerja, rokok terbakar sia-sia di asbak karena mereka lupa menghisapnya, karena terlalu berkonsentrasi bekerja. Jadi merokoklah hanya waktu istirahat
3. Jangan merokok ketika baru bangun tidur
Menurut pengalaman kami, merokok ketika baru bangun dari tidur memang nikmat. Apalagi di pagi hari yang dingin dan ditemani segelas kopi. Tetapi sebenarnya pada pagi hari kualitas oksigen sangat bagus untuk kita, berilah kesempatan paru-paru kita untuk menghirupnya. Selain baik untuk kesehatan fisik juga baik untuk kesehatan psikologis kita. Kombinasikan tips ini dengan tips nomor 4 dan 5.
4. Selalu sedia cemilan
Ketika nyemil kita akan lupa keinginan untuk merokok. Biasakan setiap pagi atau di waktulua ng lainnya untuk duduk menikmati cemilan sambil ngobrol dengan teman atau keluarga. Hal ini juga baik untuk menenangkan pikiran tanpa merokok. Jadi selalu sediakan stok cemilan di rumah.
5. Sering beraktifitas fisik.
Pilih aktifitas fisik yang menyibukkan tangan kita seperti berkebun, bersih-bersih, mencuci kendaraan dan olah raga. Dengan aktifitas fisik diharapkan kita bisa melupakan keinginan merokok. Intinya jangan beri kesempatan tangan kita untuk meraih rokok.
6. Bergaulah dengan teman yang tidak merokok
Kadang keinginan untuk merokok akan timbul saat kita melihat orang lain merokok. Dengan bergaul dengan orang non-perokok paling tidak kita segan untuk merokok. Menurut pengalaman kami mengobrol dengan orang non-perokok perlahan-lahan akan membuat kita melupakan keinginan untuk merokok.7. Berpuasa
Menurut kami tip inilah yang paling ampuh untuk menghemat rokok. Tapi ingat, jangan sekali-kali berpuasa hanya karena ingin menghemat rokok (hahaha), berpuasalah karena menjalankan ibadah. Karena ibadah puasa kita akan sia-sia jika tidak murni karena menjalankan perintah Tuhan. Tentang puasa silahkan berkonsultasi dengan pemuka agama.
Demikian beberapa tips yang pernah kami praktekkan. Diharapkan dengan mengurangi jatah merokok, perlahan-lahan kita berhenti total untuk merokok dengan kemauan yang kuat tentunya.
Terima kasih dan semoga bermanfaat !!!


0 komentar:
Posting Komentar